Teknologi Membuat Kita Hidup Lebih Baik atau Malah Membuat Kita Mati

Apa yang sudah dicapai teknolgi untuk kita manusia ? Mulai dari alat transportasi, bahkan yang canggih sampai keluar angkasa, dan sampai ke peralatan rumah tangga yang sering kita pakai seperti TV, kulkas atau mesin cuci. Semuanya terkena kemajuan teknologi yang memudahkan hidup kita.
Mari kita lihat satu per satu. Pada teknologi rumah tangga, selain dari yang saya sebutkan tadi, ada teknologi termometer, lampu ruangan, CCTV, printer, kunci rumah, alarm rumah, dan AC yang berbasis internet. Artinya peralatan ini akan bekerja dengan kita perintah dari internet atau bereaksi sesuai dengan kondisi yang kita tentukan, misalnya AC akan menaikkan suhu ruangan jika ada hujan, lampu akan mati jika cuaca terik, CCTV akan memotret otomatis jika ada gerakan dan mengirimkan ke smarphone kita, dan kegunaan lainnya.
Di bidang transportasi, akan keluar mobil yang tanpa pengemudi, seperti yang kita lihat di film-film tertentu. Kita akan memakai peralatan dibadan kita yang terhubung internet seperti jam tangan, kaca mata, gelang atau kalung, yang bisa menunjukkan kondisi tertentu. Mungkin saja nanti ada celana dalam yang bisa mengontrol perilaku saya di masa depan [just joke].
Di bidang pekerjaan, sudah ada teknologi Cloud yang memungkinkan kita menyewa server sesuai kebutuhan saja. Kita bisa mengatur berita apa saja yang kita perlukan. Dan jangan lupa betapa canggihnya teknologi gadget yang ada sekarang, dan masih akan berkembang menjadi tidak terbatas.
Apa arti semua itu ? Artinya kita semua akan tertelan atau tergilas dengan teknologi jika kita hanya menjadi pengguna biasa atau kita tidak siap dengan kemajuan teknologi itu.

Mari kita lihat apa yang sudah hilang akibat kemajuan teknologi. Sekarang tidak ada lagi di pintu masuk parkir / tol dan mulai berkurangnya petugas di pintu keluar parkir / tol. Di negara maju, koran cetak sudah berkurang setengah, sedangkan buku cetak sudah mulai digantikan oleh e-book. Pihak percetakan sudah mulai mati suri jika tidak pindah haluan, digilas oleh website, koran online dan buku online. Toko-toko fisik di pinggir jalan atau di Mall juga mulai was-was, karena pembeli cukup melihat di toko Online, bisa melihat barangnya dengan jelas dan dengan harga yang kompetitif, jika barang rusak, bisa juga diganti. Di bidang perkantoran, semua pekerjaan bisa dikerjakan dari mana saja, termasuk sambil memancing. Sedangkan untuk alamat fisik kantor, cukup menyewa space 3×6 meter persegi di jalan protokol, yang dipakai hanya untuk bertemu klien, dan cukup ditunggui oleh satu orang yang merangkap penerima tamu, sekretaris dan office boy.
Rapat cukup dilakukan melalui masing-masing gadget dengan aplikasi Virtual Meeting, bisa melalui text, voice atau video. Di lingkungan PLN pun, sudah banyak Gardu Induk tanpa operator, semua dikontrol dari jarak jauh, sehingga mengurangi tenaga operator secara signifikan.
Dari situ saja sudah berapa banyak pegawai yang dikurangi, belum lagi yang saya belum sebutkan secara detil seperti pengurangan tenaga satpam, teller bank, petugas loket pembayaran, cameramen berita, editor photo profesional, toko cuci cetak pas foto, sekretaris pribadi, studio musik, instruktur kursus, guru privat, ruang karaoke, dan masih banyak lainnya.
Di masa depan, saya ramalkan tidak ada lagi tenaga sales atau pemasaran, termasuk juga tenaga Asuransi, karena website sebuah produk dan website Asuransi sudah sangat personal, sederhana, friendly, bisa menuntun ke arah produk yang benar-benar kita butuhkan, dan dilengkapi dengan Live Chat jika kita membutuhkan informasi tambahan atau jika kita ingin komplain. Kalaupun tidak jadi membeli, cukup tinggalkan website itu, tanpa ada rasa bersalah atau tidak enak. Dan jangan lupa, sudah banyak jasa yang sudah menggunakan cara ini, salah satunya jasa web hosting tempat saya memasang website saya.
Bagaimana kita menyikapi ini ? Saya hanya punya dua saran yaitu cari pekerjaan yang belum tersentuh dengan teknologi maju atau pergunakanlah teknologi MELEBIHI dari yang sudah ditawarkan oleh teknologi itu sendiri. Misalnya Anda Sales atau tenaga pemasaran atau tenaga Asuransi, Anda harus bisa menjelaskan MELEBIHI dari yang bisa diinformasikan oleh Website produk itu atau website Asuransi itu, tanpa harus terkesan memaksa. Buat koneksi yang tidak terbatas dan buat promosi diri (bisa melalui website pribadi), sehingga pada saat seseorang ingat sebuah produk, mereka ingat kepada Anda. Update juga promosi diri Anda agar bisa terus ditangkap oleh mesin pencari.
Ikuti juga teknologi yang ada, artinya Anda harus bisa rapat secara virtual, mengerjakan pekerjaan di mana saja, membuat presentasi indah dengan gadget Anda, serta menuliskan buah pikiran Anda secara online, agar Anda tidak ditinggal oleh orang-orang yang umurnya di bawah Anda yang sudah melek teknologi sebelum mereka lahir. Jadi sebelum terlambat, pergunakanlah teknologi yang ada, dan jangan lagi hanya menjadi penonton.

Jadi kapan mulai belajar menggunakannya atau malah mulai menggunakannya ? TENTU SAJA SEKARANG